Praksis: Jurnal Pendidikan, Budaya, dan Literasi https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal <hr /> <table class="data" style="background-color: #e9eceb;" width="100%"> <tbody> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Judul Jurnal</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>Praksis: Jurnal Pendidikan, Budaya dan Literasi</strong></td> <td style="width: 23.3587%;" rowspan="8"><img src="https://jurnalpraksis.com/public/site/images/admin_jpraksis/cover.jpg" alt="" width="114" height="162" /></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Inisial</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>JPAL</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Abbreviation</td> <td style="width: 51.6413%;"> </td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Frekuensi</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>2 x dalam 1 tahun, Juni - Desember</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">DOI Prefix</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>10.71260</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Online ISSN</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>3063-0290</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Editor-in-chief</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>Tasrif</strong></td> </tr> <tr valign="top"> <td style="width: 25%;">Publiser</td> <td style="width: 51.6413%;"><strong>Yayasan Pendidikan RFA</strong></td> </tr> </tbody> </table> <hr /> <p align="justify">Praksis: Jurnal Pendidikan, Budaya, dan Literasi (JPAL) adalah jurnal ilmiah yang bersifat akses terbuka (open access) yang diterbitkan secara berkala oleh Yayasan Pendidikan RFA. Jurnal ini menerima artikel hasil penelitian dan artikel review di bidang pendidikan, budaya dan literasi yang terbit 2 x dalam satu tahun yaitu di bulan <strong>Juni dan Desember</strong>. Semua artikel yang diterbitkan pada JPAL sudah melalui proses penilaian yang dilakukan oleh minimal 2 orang reviewer dan bersifat <em>double blind review.</em></p> Lembaga Pendidikan RFA en-US Praksis: Jurnal Pendidikan, Budaya, dan Literasi 3063-0290 Urgensi Pendidikan Pancasila Dan Kewarganegaraan (PPKn) Dalam Pembentukan Karakter Siswa Sekolah Dasar (SD) https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/47 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan urgensi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dalam membangun karakter siswa di tingkat Sekolah Dasar (SD). Secara filosofis, mata pelajaran PPKn merupakan mata pembelajaran yang mengadung nilai- nilai Pancasila sebagai dasar negara Indonesia. Metode penelitian ini adalah literature review dengan cara mengumpulkan data melalui berbagai literatur yang diperoleh dari paket sekolah dasar, artikel terinteks di Google Scholar, dokumentasi, dan wawancara dengan guru, peserta didik dan pemangku kebijakan pendidikan dasar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PPKn sangat urgent dan memberikan pengaruh yang positif terhadap pembentukan karakter peserta didik. Ada beberapa nilai dalam Pancasila antara lain nilai keadilan (<em>justuce</em>), kejujuran (<em>honesty</em>), keberagaman (<em>multiculturalism</em>), toleransi (<em>tolerance</em>) dan tanggung jawab (<em>responsibilty</em>). Studi ini harapkan menjadi bahan rujukan desain kurikulum tingkat Sekolah Dasar (SD) sebagai upaya pembentukan karakter diri peserta didik yang berdudi luhur dan berkarakter Pancasila.</p> Jama'ah Copyright (c) 2024 Jama'ah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-30 2024-12-30 1 2 1 8 10.71260/jpal.v1i2.47 Peranan Pengajar Praktik Dalam Peningkatan Mutu Calon Guru Penggerak Angakatan 4 Dalam Pembelajaran Yang Berpihak Pada Murid Di Kabupaten Bima https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/32 <p>Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peranan pengajar praktik dalam meningkatkan mutu calon guru penggerak Angkatan 4 di Kabupaten Bima, khususnya dalam konteks pembelajaran yang berpihak pada murid. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen. Responden utama adalah pengajar praktik yang terlibat dalam pembelajaran calon guru penggerak Angkatan 4. Temuan penelitian ini menggambarkan peran kunci pengajar praktik dalam merancang dan melaksanakan pembelajaran yang efektif, mendukung perkembangan keterampilan pedagogis calon guru, dan memastikan pengalaman belajar yang berpihak pada murid. Implikasi hasil penelitian ini dapat digunakan sebagai dasar bagi pihak terkait dalam meningkatkan kualitas pembelajaran calon guru penggerak untuk mencapai tujuan pendidikan yang lebih baik di Kabupaten Bima.</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p>This research aims to explore the role of practical teachers in improving the quality of prospective Class 4 driving teachers in Bima Regency, especially in the context of student-oriented learning. This research uses a qualitative approach with data collection techniques through in-depth interviews, observation and document analysis. The main respondents were practical teachers who were involved in the learning of prospective teacher candidates for Class 4. The findings of this research illustrate the key role of practical teachers in designing and implementing effective learning, supporting the development of prospective teachers' pedagogical skills, and ensuring a learning experience that supports students. The implications of the results of this research can be used as a basis for related parties in improving the quality of learning for prospective teachers to achieve better educational goals in Bima Regency.</p> Amran Mahmud Muslim Syukurman Copyright (c) 2024 Amran Mahmud, Muslim, Syukurman https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 9 15 10.71260/jpal.v1i2.32 In the Digital Age, Collaboration is the First Step Toward Unlocking Innovation in the Workplace https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/40 <p>Collaborative innovation has become crucial for organizations that wish to stay relevant and competitive in the quickly evolving digital age. There are plenty of opportunities, but there are also several obstacles to overcome. Information and data security in a digital world vulnerable to cyberattacks is one of the biggest problems. Sophisticated security measures must be implemented by organizations to safeguard confidential data that is shared among team members. Resistance to change is also an obstacle that needs to be overcome. When organizations adopt new technology, employees often face difficulties adapting. Organisations can create more efficient and effective solutions with the latest technologies, such as artificial intelligence and data analysis. Collaboration across industries and disciplines enables a holistic approach to solving complex problems. By understanding and overcoming existing challenges, organizations can harness the potential of collaborative innovation in the digital era to create added value, increase efficiency, and ensure business continuity in an ever-changing world.</p> Matius Kalatiku Copyright (c) 2024 Matius Kalatiku https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2014-12-31 2014-12-31 1 2 16 25 10.71260/jpal.v1i2.40 Pengaruh pendekatan Teaching at the Right Level terhadap Kemampuan Literasi Dasar di SDN 46 Kota Bima https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/34 <p>Tujuan penelitian untuk menganalis pengaruh pendekatan <em>Teaching at the right level</em> (TaRL) terhadap kemampuan literasi siswa di Sekolah Dasar (SD). Variabel utama dalam penelitian ini adalah metode <em>Teaching at the right level</em> (TaRL). TaRL merupakan pendekatan belajar literasi dasar yang mengacu pada suatu tingkatan capaian atau kemampuan peserta didik. Pembelajaran TaRL tidak mengacu pada jenjang usia dan tingkatan sekolah. <em>Teaching at the right level </em>(TaRL) memungkinkan peserta didik memperoleh keterampilan dasar, seperti membaca dan berhitung cepat. Penelitian ini merupakan jenis penelitian kuantitatif. Metode pengambilan data yang dilakukan dengan cara memberi tes. Teknik analisi data di ambil dari responden dengan menggunakan instrument tes serta hasil tes tanya jawab oleh responden. Analisis data melalui langkah langkah pengumpulan data dan penarikan kesimpulan. Data penelitian ini juga bersumber dari analisis artikel nasional yang terindeks dari sinta dan google scholar. Hasil prapenelitian menyimpulkan bahwa pendekatan <em>teaching at the ringht level</em> (TaRL) dapat memberikan dampak terhadap kemampuan literasi dasar baik itu membaca maupun menulis.</p> <p> </p> <p> </p> Umul Fitratunisah Tasrif Ida Waluyati Copyright (c) 2024 Umul Fitratunisah, Tasrif, Ida Waluyati https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 26 35 10.71260/jpal.v1i2.34 Respublica Literaria dan Argumen Konjungtur Sejarah: Dari Konvensi Epistolari dan Pandai Besi, hingga Kolonisasi dan Kedai Kopi https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/33 <p>Artikel ini merekonstruksi sejarah melalui arsip digital dari proyek terbuka <em>Standford Library</em> dengan kapasitas total 40.57 GB, yang berisi sejumlah metadata jejaring surat menyurat—penulis <em>Respublica Literaria</em> akhir abad ke-16 hingga 18 dengan subjek seperti Descartes, Robert Boyle dan John Locke juga Isaac Newton. <em>Social Network Analysis—</em>bersama desain etnografi digital—difungsikan sebagai kerangka analisis untuk membaca hasil visual dari <em>Software</em> Gephi 0.10. Analisis tematik terhadap hasil jaringan korespondensi dan arsip terkait menunjukkan, bahwa literasi sebagai suatu gerakan dimungkinkan—setidaknya, oleh tiga konjungsi sejarah, antara lain: Konvensi Epistolari dan Penemuan Mesin Cetak; Kolonisasi dan penemuan Biji Kopi; kemunculan dan fungsi publik kedai-kedai kopi.&nbsp;&nbsp;&nbsp;</p> <p>&nbsp;</p> <p><strong><em>ABSTRACT</em></strong></p> <p><em>This article reconstructs history through digital archives from the Stanford Library open project with a total capacity of 40.57 GB, which contains a number of correspondence network metadata—Respublica Literaria authors from the late 16th to 18th centuries with subjects such as Descartes, Robert Boyle and John Locke as well as Isaac Newton. Social Network Analysis—together with digital ethnographic design—functions as an analytical framework for reading visual results from Gephi 0.10 Software. Thematic analysis of the results of the correspondence network and related archives shows that literacy as a movement was made possible—at least, by three historical conjunctions, among others: the Epistolary Convention and the Invention of the Printing Press; Colonization and discovery of Coffee Beans; the emergence and public function of coffee shops</em><em>.</em></p> Walidaini Nurul Irdansyah Copyright (c) 2024 Walidaini Nurul, Irdansyah https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 36 50 10.71260/jpal.v1i2.33 Dampak Penggunaan Literasi Digital Terhadap Hasil Belajar siswa SMPN 4 Donggo Kabupaten Bima https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/35 <p>Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dampak penggunaan literasi digital terhadap peningkatan hasil belajar siswa. Sampel penelitian ini kelas 7 dan 8 yang berjumlah 39 orang. Hasil penelitian dampak penggunaan literasi digital terhadap peningkatan hasil belajar siswa dapat disimpulkan bahwa hasil uji hipotesis diperoleh t hitung sebesar 9,041 dan nilai signifikasi 0,000. Dan nilai T tabel pada DF = 38 pada taraf signifikasi 5% diperoleh sebesar 1,686. Jadi nilai&gt; t tabel (9, 041&gt;1, 687) dan nilai signifikansinya kurang dari 0,05(p=0, 000&lt;0, 05). Ujian pengaruh menunjukkan variabel bebas terdapat variabel terikat adalah sebesar 48% titik hal ini berarti bahwa penggunaan literasi digital berdampak kuat yaitu sebesar 48% terhadap hasil belajar siswa.</p> <p><strong> </strong></p> Wita irhaniati Tasrif St Nurbayan Copyright (c) 2024 Wita irhaniati, Dr. Tasrif, M.Pd, St Nurbayan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 51 56 10.71260/jpal.v1i2.35 Mewujudkan Pendidikan Islam Berkualitas: Integrasi Nilai Qur'an Dan Hadist Dalam Kurikulum PAI https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/43 <p>Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai Quran dan Hadis dalam kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) dan dampaknya terhadap pemahaman keagamaan serta perkembangan karakter siswa yang membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia, beriman, dan bertakwa. Metodologi yang digunakan adalah studi literatur dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi nilai-nilai Quran dan Hadis memiliki potensi besar dalam meningkatkan pemahaman agama dan karakter siswa. Namun, terdapat beberapa tantangan, seperti perbedaan interpretasi terhadap teks agama, keterbatasan sumber daya pengajar, dan resistensi dari berbagai pihak. Untuk mengatasi hambatan ini, diperlukan pelatihan guru berkelanjutan, pengembangan sumber daya pembelajaran berbasis teknologi, serta peningkatan keterlibatan masyarakat dalam mendukung pendidikan agama. Secara keseluruhan, pendekatan yang sistematis, kolaboratif, dan berkelanjutan dapat memastikan bahwa integrasi nilai-nilai agama dalam kurikulum PAI menghasilkan individu yang berkarakter luhur dan sesuai dengan ajaran Islam di era modern.</p> Ardi Copyright (c) 2024 Ardi https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 57 66 10.71260/jpal.v1i2.43 Penerapan Metode Storytelling Untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Membaca Siswa pada Mata Pelajaran IPS Di Kelas IX SMPN 12 Kota Bima https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/48 <p>Berdasarkan hasil observasi awal yang peneliti lakukan sebelumnya di SMPN 12 Kota Bima pada kelas IX, terlihat masih rendahnya kemampuan literasi membaca siswa pada mata pelajaran IPS. Sebagaimana dapat dilihat dari hasil belajar siswa yang belum mencapai kriteria ketuntasan minimal (KKM) yang telah ditetapkan disekolah yaitu 75. Oleh sebab itu, peneliti menerapkan metode Storytelling untuk meningkatkan kemampuan literasi siswa pada mata pelajaran IPS. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk Mengetahui apakah metode <em>Storytelling</em> mampu meningkatkan kemampuan literasi membaca siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IX SMPN 12 Kota Bima. Metode penelitian yang digunakan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dengan subjek penelitian adalah siswa kelas IX yang berjumlah 18 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan tes. Sedangkan teknik analisis data, peneliti menggunakan rumus ketuntasan belajar klasikal. Hasil penelitian menunjukan bahwa aktivitas belajar siswa sebelum di terapkan metode Storytelling pada siklus I yaitu 16,6%, setelah menerapkan metode Storytelling&nbsp; pada siklus 1 meningkat menjadi 69,94%, pada siklus II meningkat lagi menjadi 100% termasuk kategori sangat baik dan sudah memenuhi ketuntasan belajar klasikal. Dengan demikian, dapat di simpulkan bahwa penerapan metode Storytelling dapat menigkatkan aktivitas belajar siswa pada mata pelajaran IPS di kelas IX SMPN 12 Kota Bima.</p> Zaini Tasrif Copyright (c) 2024 Zaini, Tasrif https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 89 98 10.71260/jpal.v1i2.48 Persepsi Pengguna terhadap Keamanan pada Sistem E-Payment https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/46 <p>Keamanan merupakan salah satu aspek utama dalam penggunaan sistem <em>e-payment</em>, mengingat tingginya tingkat transaksi digital di era modern. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengalaman, persepsi, dan tindakan pengguna dalam menghadapi isu keamanan pada aplikasi <em>e-payment</em>. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan wawancara mendalam terhadap dua orang pengguna aktif <em>e-payment</em> untuk memperoleh pemahaman yang mendalam mengenai topik ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengguna umumnya mengapresiasi fitur keamanan seperti <em>One-Time Password</em> (OTP), autentikasi biometrik, dan notifikasi transaksi. Namun, terdapat kekhawatiran terkait potensi penipuan seperti phishing dan kebocoran data pribadi. Selain itu, pengguna merasa bahwa edukasi dari penyedia layanan mengenai langkah-langkah pencegahan risiko keamanan masih perlu ditingkatkan. Responden juga mengungkapkan bahwa mereka mengambil langkah proaktif seperti mengganti PIN secara berkala dan melaporkan aktivitas mencurigakan kepada pihak penyedia. Penelitian ini memberikan wawasan tentang pentingnya penguatan fitur keamanan oleh penyedia layanan e-payment serta perlunya peningkatan edukasi bagi pengguna untuk membangun kepercayaan dan keamanan dalam transaksi digital. Rekomendasi yang diajukan mencakup pengembangan teknologi keamanan yang lebih adaptif dan program sosialisasi yang lebih komprehensif untuk pengguna.</p> Dinda Ratunovira Hasna Moh. Karim Copyright (c) 2024 Dinda Ratunovira Hasna, Moh. Karim https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-31 2024-12-31 1 2 74 79 10.71260/jpal.v1i2.46 Penerapan Model Pembelajaran Role Playing dengan Bantuan Permainan Werewolf terhadap Hasil Belajar IPAS https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/70 <p>Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui Pengaruh Model Pembelajaran <em>Role Playing</em> Berbantuan Permainan <em>Werewolf </em>terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV SD di SDIT Nurul Anshar. Jenis penelitian yang digunakan kuantitatif <em>Quasy Experiment, </em>dengan desain <em>Pretest-Posttest Only Control Group</em>. Populasi seluruh siswa kelas IV dengan sampel menggunakan Teknik <em>Non-Probability sampling</em>. Instrumen pengumpulan data menggunakan tes hasil belajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh model pembelajaran <em>role playing</em> berbantuan permainan <em>werewolf </em>terhadap hasil belajar IPAS siswa kelas IV di SDIT Nurul Anshar. Dibuktikan dengan adanya perbedaan yang signifikan hasil belajar IPAS siswa anatara kelas yang menggunakan dan tidak menggunakan model pembelajaran <em>role playing</em> berbantuan permainan <em>werewolf</em>.</p> Putu Eka Suarmika Nuris Hidayat Pramita Tri Fernanda Copyright (c) 2024 Putu Eka Suarmika, Nuris Hidayat, Pramita Tri Fernanda https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-21 2024-12-21 1 2 80 88 10.71260/jpal.v1i2.70 Literacy Activities towards Library Accreditation at MIN Kota Bima https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/69 <p>The rapidly evolving educational landscape demands proactive library engagement as a hub for literacy and information. Libraries must drive sustainable literacy initiatives, aligning with National Library Standards emphasizing learning resources, information literacy, research, and creative activities. To achieve accreditation, MIN Kota Bima must enhance its library quality. Literacy programs become an effective strategy to augment students' and teachers' information access and literacy culture. This qualitative descriptive study employs a case study approach, leveraging observation, interviews, and documentation to capture the phenomenon. Implemented literacy initiatives include: (1) Shared Reading, (2) Reading Corners, (3) Daily Literacy, (4) Madrasah Literacy Festivals, (5) Regular Library Visits, (6) Literacy Development, (7) Digital Literacy Enhancement, (8) National Literacy Advancement, and (9) Classroom Wall Magazines. Structured literacy programs at MIN Kota Bima not only support library accreditation standards but also foster students' reading interest and overall educational quality. Student participation in literacy activities promotes active learning engagement, positively impacting academic outcomes.</p> <p><strong> </strong></p> Irfan Ruslan Nasaruddin Copyright (c) 2024 Irfan Irfan https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-20 2024-12-20 1 2 89 95 10.71260/jpal.v1i2.69 Implementasi Nilai Persatuan Melalui Gotong Royong: Pengabdian Masyarakat dalam Pemeliharaan Kebersihan Musholla dan Kuburan di Desa Talapiti, Kabupaten Bima https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/71 <p>Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk menggambarkan secara mendalam kegiatan peduli kebersihan yang dilakukan secara kolektif oleh masyarakat Desa Talapiti, Kecamatan Ambalawi, Kabupaten Bima, khususnya di area kuburan dan musholla. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung dan dokumentasi yang dilaksanakan di lokasi penelitian. Metode yang diterapkan sebelum kegiatan adalah <em>Participatory Action Research</em> (PAR), yang memungkinkan peneliti untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat dalam merencanakan dan melaksanakan kegiatan tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Desa Talapiti memiliki tingkat kepedulian yang sangat tinggi terhadap kebersihan lingkungan sekitar kuburan dan musholla. Temuan ini mencerminkan adanya rasa kebersamaan dan solidaritas yang sangat kuat di antara warga desa, serta menonjolkan nilai-nilai silaturahmi yang mendalam dalam interaksi sosial mereka. Budaya gotong royong yang masih terjaga dengan baik dalam masyarakat ini terlihat jelas dari partisipasi aktif mereka dalam menjaga kebersihan lingkungan. Keikutsertaan masyarakat tidak hanya terbatas pada kebersihan secara individu, tetapi juga dalam bentuk kolaborasi bersama untuk merawat kebersihan musholla dan area sekitarnya. Dengan demikian, kegiatan ini tidak hanya berfungsi sebagai upaya fisik dalam menjaga kebersihan, tetapi juga menciptakan ruang sosial yang positif. Musholla menjadi titik fokus yang mempererat ikatan sosial dan memperkuat nilai-nilai positif dalam kehidupan bermasyarakat. Budaya gotong royong yang telah terbentuk dengan baik di Desa Talapiti ini, melalui pemeliharaan lingkungan dan kebersihan bersama, berpotensi menjadi landasan yang kokoh untuk memperkuat kohesi sosial serta membangun masyarakat yang lebih harmonis, peduli, dan berkelanjutan</p> Rahmawati Mastorat Muhammad Asad Immaduddin Jufri Copyright (c) 2024 Rahmawati, Mastorat, Muhammad Asad Immaduddin , Jufri https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-27 2024-12-27 1 2 96 104 10.71260/jpal.v1i2.71 Desain Pembelajaran Model Problem-Based Learning Terkait Kemampuan Berpikir Kreatif Matematis dan Adversity Quotient Peserta Didik https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/66 <p>Penelitian ini merupakan penelitian berbasis desain yang bertujuan untuk merancang dan mengembangkan desain pembelajaran dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah (PBL) dan scaffolded learning untuk memecahkan kesulitan dan melatih kemampuan berpikir kreatif matematis siswa serta dapat dioptimalkan.Tahap pertimbangan desain yang dilakukan dalam penelitian ini adalah tahap penyelidikan pendahuluan.Pada tahap ini, peneliti melakukan analisis kebutuhan dan latar belakang serta mengkaji literatur.Desain pembelajaran hasil penelitian ini berupa pembelajaran scaffolding dengan menggunakan model PBL.Secara umum rancangan yang dihasilkan meliputi penyadaran, kegiatan persiapan, kegiatan sentral, orientasi siswa pada masalah, pengorganisasian siswa untuk mempelajari konsep-konsep yang diperlukan untuk memecahkan masalah, dan inkuiri individu dan kelompok pada Tahap 1 dan 2.Merupakan kegiatan pembelajaran yang mencakup pengajaran, dan inisiasi pengembangan.Presentasi hasil kerja Tahap 1 dan 2, analisis dan evaluasi proses pemecahan masalah, pengujian formatif, dan kegiatan akhir.</p> Dopu Teibang Ruslan Nasaruddin Copyright (c) 2024 Dopu Teibang, Ruslan, Nasaruddin https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-20 2024-12-20 1 2 105 111 10.71260/jpal.v1i2.66 Membentuk Emosi Anak Pada Perpindahan Transisi dari PAUD ke SD dalam Pendekatan Pendidikan Islam https://jurnalpraksis.com/index.php/jpal/article/view/72 <p>Proses transisi anak dari PAUD ke SD adalah fase penting dalam perkembangan mereka yang melibatkan adaptasi emosional, sosial, dan akademik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik tentang pengertian, peran, dan pentingnya pembentukan emosi anak selama masa transisi, terutama dengan menggunakan pendekatan pendidikan Islam, yang menekankan nilai-nilai spiritual, akhlak mulia, dan kasih sayang sebagai dasar untuk pembentukan emosi yang stabil dan positif. Dalam penelitian ini, berbagai sumber dievaluasi terkait transisi pendidikan dan peran pendidikan Islam dalam membimbing anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kerja sama guru-orang tua sangat penting untuk membantu anak mengatasi kecemasan, menjadi lebih percaya diri, dan beradaptasi dengan lingkungan baru. Menerapkan nilai-nilai Islami seperti sabar, ikhlas, dan penghormatan terhadap sesama melalui kebiasaan sehari-hari, pelajaran yang menyenangkan, dan memperkuat hubungan sosial. Metode ini dapat digunakan untuk membuat transisi anak dari PAUD ke SD menjadi pengalaman yang mendukung persiapan emosional anak, membangun karakter yang positif, dan memperkuat fondasi spiritual anak.</p> Rini Purnama Ruslan Nasaruddin Copyright (c) 2024 Rini Purnama, Ruslan, Nasaruddin https://creativecommons.org/licenses/by-nc-sa/4.0 2024-12-28 2024-12-28 1 2 112 120 10.71260/jpal.v1i2.72